
NUSA DUA, KalderaNews.com – Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim, dan CEO Tesla Motors, Elon Musk berdialog dengan 400 mahasiswa se-Indonesia dalam acara “Intergenerational Dialogue for Our Emerging Future“. Elon Musk hadir langsung dalam acara ini secara virtual.
Pada sesi ini Mendikbudristek menjelaskan bahwa Indonesia kini melepas sekat-sekat antara perguruan tinggi dan industri. Menteri Nadiem lantas menanyakan pandangan Elon tentang pendidikan di masa depan dan apa yang sebenarnya harus diajarkan kepada generasi muda kita.
“Kita harus tahu apa yang relevan. Ketika mau menyelesaikan masalah, kita harus tahu apa alat yang harus kita gunakan untuk menyelesaikan masalah dan memahami bagaimana menentukan alat yang membantu proses penyelesaian masalah itu. Pendidikan di masa depan pun harus seperti itu,” jawab Elon.
BACA JUGA:
- Kamu Fresh Graduate? Yuk Simak Cara Melamar Kerja!
- Dear Fresh Graduate, Hindari Kesalahan Berikut Saat Membuat CV
- Panduan Membuat CV yang Menarik Buat Lulusan Baru, Agar Segera Diterima Kerja
- Kamu Fresh Graduate? Wajib Miliki 5 Skill Ini di CV
“Apa yang perlu diajarkan adalah kemampuan berpikir kritis. Harus berani menolak konsep yang tidak baik,” lanjutnya.
Mendikbudristek menanggapi bahwa Kemendikbudristek telah mengganti tes berbasis mata pelajaran (Ujian Nasional) dengan tes berbasis kompetensi literasi, numerasi, karakter, dan lingkungan sekolah (Asesmen Nasional).
“Ini salah satunya agar anak-anak kita dapat berpikir kritis,” Elon pun mengangguk sepakat.
Soal nasihat karier bagi mahasiswa yang menghadiri kegiatan ini, Elon Musk berbagi ide pekerjaan-pekerjaan masa depan yang akan banyak diminati.
“Artificial Intelligence (kecerdasan buatan) dan energi berkelanjutan,” jawab Elon.
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu.


Leave a Reply