
Kemdiktisaintek rilis data jumlah dosen di Indonesia. Jawa Timur memimpin, sementara luar Jawa masih hadapi tantangan pemerataan.
JAKARTA, KalderaNews.com – Dosen merupakan pilar utama dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi. Jumlah tenaga pengajar di suatu wilayah tidak hanya mencerminkan kuantitas kampus, melainkan juga merepresentasikan peta perkembangan dan perputaran roda akademik di daerah tersebut.
Semakin tinggi jumlah perguruan tinggi dan program studi yang dibuka, maka semakin besar pula kebutuhan akan dosen untuk menjaga rasio ideal mahasiswa-pengajar.
Berdasarkan laporan resmi terbaru dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), total jumlah dosen di Indonesia tercatat mencapai 328.241 orang.
BACA JUGA:
- Ironis! Ahli UGM Ungkap 69% Gaji Dosen RI di Bawah Upah Minimum
- Sungguh Prihatin! Rata-Rata Gaji Dosen RI Hanya Rp 3,36 Juta
- Hakim MK: Dana Mahasiswa Melimpah, Gaji Dosen Non-PNS Memprihatinkan
Namun, sebaran angka tersebut memotret realitas lama: aktivitas pendidikan tinggi di tanah air masih sangat terpusat di Pulau Jawa.
Jawa Timur Memimpin, Wilayah Jawa Mendominasi
Dari data makro nasional, Jawa Timur mengukuhkan posisinya sebagai provinsi dengan jumlah dosen terbanyak di Indonesia. Provinsi ini menampung 44.144 dosen yang mengabdi di berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun Perguruan Tinggi Swasta (PTS).
Menempel ketat di posisi kedua adalah Jawa Barat dengan 39.761 dosen. Statusnya sebagai provinsi dengan populasi penduduk terbesar berbanding lurus dengan keberadaan ratusan kampus besar di wilayahnya.
Sementara itu, ibu kota negara, DKI Jakarta, mengamankan posisi ketiga dengan 31.402 dosen, diikuti oleh Jawa Tengah di posisi keempat.
Di luar Pulau Jawa, Sulawesi Selatan menjadi wilayah paling progresif dengan mencetak 18.397 dosen, menjadikannya hub pendidikan utama untuk wilayah Indonesia Timur sekaligus menembus peringkat lima besar nasional.
Berikut adalah daftar lengkap 10 provinsi dengan jumlah dosen terbanyak di Indonesia:
| Peringkat | Provinsi | Jumlah Dosen |
| 1 | Jawa Timur | 44.144 |
| 2 | Jawa Barat | 39.761 |
| 3 | DKI Jakarta | 31.402 |
| 4 | Jawa Tengah | 27.498 |
| 5 | Sulawesi Selatan | 18.397 |
| 6 | Sumatra Utara | 18.019 |
| 7 | DI Yogyakarta | 15.054 |
| 8 | Banten | 12.531 |
| 9 | Sumatra Barat | 10.039 |
| 10 | Aceh | 9.913 |
Kontras Digital: Ketimpangan di Wilayah 3T
Fakta bahwa 5 dari 10 provinsi di atas berada di Pulau Jawa menegaskan tantangan besar yang belum usai: sentralisasi pendidikan.
Kondisi berbanding terbalik terlihat jelas di beberapa wilayah periferi atau luar Jawa. Kalimantan Utara menjadi provinsi dengan jumlah tenaga pendidik tinggi paling minim di Indonesia, yakni hanya memiliki 643 dosen secara akumulatif (PTN dan PTS).
Angka rendah ini disusul oleh Kepulauan Bangka Belitung (1.221 dosen), Sulawesi Barat (1.779 dosen), dan Papua Barat (1.880 dosen).
Tantangan Pemerataan Mutu Akademik ke Depan
Tingginya konsentrasi dosen di kota-kota besar Jawa dan Sumatra menunjukkan bahwa daerah-daerah tersebut memiliki daya tarik ekosistem akademik dan fasilitas yang kuat.
Kesenjangan jumlah dosen ini menjadi alarm bagi pemerintah. Transformasi pendidikan tinggi tidak boleh hanya berpusat pada kuantitas kelulusan, tetapi juga pada distribusi talenta pengajar.
Pemerataan fasilitas kampus, insentif kesejahteraan dosen di daerah, dan pembukaan program studi strategis di luar Pulau Jawa menjadi pekerjaan rumah (PR) besar guna mendongkrak indeks pembangunan manusia secara nasional.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com


Leave a Reply