Wamen Stella Christie: Era AI, Kampus Harus Definisikan Ulang Peran

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendikti Saintek) Stella Christie
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendikti Saintek) Stella Christie (KalderaNews/JS de Britto)
Sharing for Empowerment

Wamendiktisaintek Stella Christie ajak perguruan tinggi definisikan ulang peran di era AI melalui penguatan Tridarma & budaya ilmiah.

JAKARTA, KalderaNews.com – Pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI) memicu disrupsi besar-besaran di berbagai sektor, termasuk dunia pendidikan tinggi.

Menanggapi fenomena tersebut, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Stella Christie, mengajak seluruh perguruan tinggi untuk mendefinisikan ulang peran dan model kerja mereka agar tetap relevan.

Pesan penting ini disampaikannya dalam sesi Panel Discussion pada ajang bergengsi The Global Sustainable Development Congress 2026, Selasa (23/6/2026).

BACA JUGA:

Menurut Wamen Stella, pendidikan tinggi, sains, dan teknologi merupakan fondasi krusial bagi pembangunan nasional yang berkelanjutan serta penentu daya saing bangsa di kancah global.

AI Bukan Sekadar Solusi Instan, Perlu Sikap Bijaksana

Saat ini, AI kerap diposisikan sebagai solusi mutakhir atas berbagai kompleksitas persoalan manusia, mulai dari sektor kesehatan, bisnis, sains, hingga pendidikan. Kendati demikian, Stella Christie mengingatkan bahwa pemanfaatan AI harus disikapi secara bijaksana dan wajib berbasis pada pertimbangan ilmiah (scientific-based approach).

Langkah ini penting agar teknologi tersebut tidak sekadar menjadi tren sesaat, melainkan mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat luas.

Kampus tidak boleh menutup mata dari kehadiran AI, namun di sisi lain, tidak boleh membatasi seluruh perannya hanya bertumpu pada teknologi tersebut.

Menjaga Esensi Tridarma di Tengah Disrupsi Teknologi

Wamen Stella menegaskan bahwa sekencang apa pun disrupsi teknologi yang terjadi, perguruan tinggi harus tetap teguh memegang tiga fungsi utamanya yang sejalan dengan esensi Tridarma Perguruan Tinggi:

Menciptakan Pengetahuan (Knowledge Creation): Menjadi motor penggerak riset dan inovasi baru.

Mentransmisikan Pengetahuan (Knowledge Transmission): Menyalurkan ilmu melalui proses pendidikan dan pengajaran yang bermutu.

Mengelola Pengetahuan (Knowledge Management): Mengaplikasikan ilmu pengetahuan agar berdampak langsung demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

Fokus Pendidikan Tinggi: Bukan “Apa yang Diketahui”, tapi “Bagaimana Melakukannya”

Di era di mana informasi dapat diakses secara instan lewat bantuan AI, pergeseran tujuan pendidikan tinggi menjadi hal yang tidak dapat ditawar.

Kemudahan mencari data lewat mesin tidak akan pernah bisa menggantikan peran krusial universitas dalam membentuk kapasitas intelektual dan ketajaman cara berpikir ilmiah mahasiswa.

Wamen Stella, yang juga dikenal sebagai pakar ilmu kognitif, menambahkan bahwa esensi dari kuliah di era modern bukan lagi sekadar menghafal atau menguasai tumpukan pengetahuan, melainkan memahami bagaimana pengetahuan itu diciptakan dan bagaimana sains dijalankan secara metodologis.

“Banyak hal yang saya pelajari bukan hanya tentang pengetahuan, tetapi bagaimana melakukan sains; bukan hanya apa yang diketahui, tetapi bagaimana melakukannya,” tutur Wamen Stella.

Tanggung Jawab Moral Kampus untuk Generasi Mendatang

Sebagai penutup paparannya, Wamendiktisaintek menegaskan bahwa perguruan tinggi mengemban tanggung jawab moral yang jauh lebih luas daripada sekadar mencetak kemajuan teknologi.

Universitas harus terus bertransformasi menjadi ruang aman untuk menumbuhkan kapasitas intelektual, menjaga warisan peradaban, serta memperkuat budaya ilmiah.

Dengan pondasi tersebut, generasi masa depan tidak sekadar menjadi pengguna pasif teknologi, melainkan mampu memahami, menciptakan, dan memanfaatkan pengetahuan secara etis demi kemaslahatan masyarakat luas.

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmuTertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*