Polisi Prediksi 500 Orang Ikut Demo 27 Agustus, Jumlahnya Bisa Bertambah

Ratusan mahasiswa tri sakti berdemo di gedung DPR
Ratusan mahasiswa tri sakti berdemo di gedung DPR
Sharing for Empowerment

Polda Metro Jaya memperkirakan sekitar 500 orang mengikuti demo 27 Agustus 2026 di DPR. Jumlah massa masih bisa bertambah.

JAKARTA, KalderaNews.com- Polda Metro Jaya memperkirakan sekitar 500 orang akan mengikuti aksi demonstrasi yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 27 Agustus 2026. Aksi tersebut diperkirakan terkonsentrasi di kawasan Gedung DPR RI, Jakarta.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan, jumlah tersebut masih merupakan perkiraan sementara. Kepolisian masih menunggu pemberitahuan dari kelompok masyarakat lain yang kemungkinan akan menggelar aksi.

“Kalau kita berbicara estimasi sejauh ini masih sekitar 500 massa aksi,” kata Budi di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (26/8/2026).

Sejauh ini, kepolisian telah menerima pemberitahuan mengenai rencana aksi dari setidaknya dua kelompok. Budi menyebut kelompok tersebut yakni Aliansi Masyarakat Pati Bersatu dan Aliansi Merah Putih.

BACA JUGA:

Jumlah Massa Demo 27 Agustus Masih Bisa Bertambah

Budi menjelaskan, angka sekitar 500 orang belum menjadi jumlah final peserta aksi. Kepolisian masih melakukan pendataan terhadap kelompok lain yang berencana menyampaikan aspirasi pada Kamis. Maka dari itu, jumlah massa yang hadir dalam aksi demo 27 Agustus 2026 masih berpotensi bertambah.

Untuk mengantisipasi kegiatan tersebut, Polda Metro Jaya telah menyiapkan pengamanan bersama sejumlah unsur, termasuk TNI, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, serta petugas pengamanan internal di beberapa lokasi.

Namun, Budi belum memerinci jumlah personel yang akan dikerahkan untuk pengamanan pada hari aksi. Menurutnya, jumlah personel yang disiapkan tidak hanya diperuntukkan bagi pengamanan massa demonstrasi. Aparat juga akan melakukan pengaturan lalu lintas dan menjaga aktivitas masyarakat di sejumlah titik.

“Kami harus luruskan dan jelaskan. Misalnya tergelar beberapa ribu personel, (sementara) misalnya massa aksi (ada) 500. (Personel polisi) bukan hanya untuk 500 (massa aksi), tetapi untuk pengaturan lalu lintas, kelancaran masyarakat lainnya,” kata dia.

Polisi Imbau Masyarakat Waspadai Informasi Demo di Media Sosial

Menjelang pelaksanaan aksi, masyarakat juga diminta berhati-hati terhadap berbagai informasi yang beredar di media sosial.

Budi mengatakan, belakangan terdapat semakin banyak informasi yang dinilai mengandung disinformasi, fitnah, provokasi, maupun isu yang dapat menyesatkan masyarakat.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar bijak bermain media sosial, karena semakin hari ini kita lihat makin banyak disinformasi, fitnah, provokasi, isu-isu yang menyesatkan,” kata dia.

Ia menegaskan, informasi mengenai kondisi keamanan maupun kegiatan kepolisian akan disampaikan melalui kanal resmi. Masyarakat diminta menjadikan sumber resmi sebagai rujukan untuk memperoleh informasi terbaru.

Polisi Bantah Supriyono Alias Botok Diamankan

Selain membahas persiapan pengamanan demo 27 Agustus, Budi juga memberikan klarifikasi mengenai kabar yang menyebut aktivis asal Pati, Supriyono alias Botok, diamankan oleh polisi.

Budi membantah informasi tersebut. Menurut dia, Supriyono justru mendapatkan fasilitasi dari kepolisian untuk mengurus surat pemberitahuan terkait rencana kegiatan aksi.

Budi menegaskan kepolisian tetap memberikan ruang kepada masyarakat untuk menyampaikan aspirasi melalui aksi unjuk rasa. Namun, masyarakat yang mengikuti demonstrasi juga diingatkan agar tidak melakukan tindakan yang dapat merusak fasilitas umum.

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


29 views