Dapat Beasiswa S1 ke NTU Singapura, Jonathan Nicholas Yap Ingin Membangun Indonesia

Jonathan Nicholas Yap, siswa PENABUR Secondary Kelapa Gading (PSKG) peraih tuition grant ke Nanyang Technological University (NTU) di Singapura
Jonathan Nicholas Yap, siswa PENABUR Secondary Kelapa Gading (PSKG) peraih tuition grant ke Nanyang Technological University (NTU) di Singapura (KalderaNews/Fajar H)

JAKARTA, KalderaNews.com – Siswa PENABUR Secondary Kelapa Gading (PSKG) Jakarta bernama lengkap Jonathan Nicholas Yap ini memang berkeinginan sekolah atau kuliah ke luar negeri sejak masih SD. Ia kini bersyukur karena keinginan itu pun terwujud. Ia berhasil meraih beasiswa parsial (tuition grant) ke Nanyang Technological University (NTU) di Singapura.

Menariknya, dengan memilih kuliah dan menimba ilmu ke luar negeri, ke depan ia punya cita-cita yang sangat mulia, yakni ingin membangun Indonesia agar menjadi negara yang makin maju.

“Saya terinspirasi dengan negeri Tiongkok. Mereka dengan tempo waktu yang cepat bisa membangun projek yang bisa dibilang cukup besar. Terus saya rasa di Indonesia itu masih banyak daerah terbelakang. Oleh karena itu, fasilitas yang mumpuni sangat dibutuhkan,” tandas peserta didik kelahiran Jakarta, 20 September 2002 saat berbicara dengan KalderaNews.

BACA JUGA:

Remaja yang punya hobi main basket dan baca buku ini menambahkan Indonesia dengan populasi terbesar ke-4 dunia, kedepannya bisa diproyeksi menjadi salah satu ekonomi terbesar di dunia. Dengan ekonomi yang besar pasti butuh banyak fasilitas pendukung, seperti pendukung logistik, pendukung pertanian dan lain-lainnya.

“Saya sih rencananya ingin cari pengalaman dulu setelah lulus. Baru setelah cukup pengalamannya, ingin kembali ke Indonesia membantu membangun,” tandas pelajar yang akan ambil jurusan Teknik Sipil di NTU ini.

Jonathan Nicholas Yap, siswa PENABUR Secondary Kelapa Gading (PSKG) peraih tuition grant ke Nanyang Technological University (NTU) di Singapura
Jonathan Nicholas Yap, siswa PENABUR Secondary Kelapa Gading (PSKG) peraih Tuition Grant ke Nanyang Technological University (NTU) di Singapura bersama teman-temannya di PSKG (KalderaNews/Dok. Pribadi)

Terkait pilihannya untuk studi dan menimba ilmu ke luar negeri, khususnya di NTU di Singapura, ia punya 3 alasan:

Pertama, lokasinya yang relatif strategis di dekat super power dan pusat ekonomi Asia seperti Jepang, Korea dan China. “Jadi peluang juga cukup besar dalam hal koneksi”

Kedua, Singapura terkenal sebagai pusat international di Asia. Artinya, ada banyak latar belakang orang-orang dari berbagai negara yang bisa dipelajari. “Kita bisa belajar melihat masalah dari sudut pandang mereka.”

Ketiga, NTU itu itu salah satu universitas muda Asia yang sedang berkembang pesat. Saya perhatiin managemen universitasnya cukup baik dan mereka sangat menghargai murid yang mencoba masuk ke sana. NTU juga punya beberapa link atau connection dengan industri yang memudahkan alumni mencari pekerjaan,” tandas mantan Ketua OSIS di PENABUR Secondary Kelapa Gading (PSKG) Jakarta.

Bersambung: Jonathan Nicholas Yap: Tip dan Trik Dapat Beasiswa S1 ke NTU Singapura.

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu.




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*