
BENGKULU, KalderaNews.com – Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang jatuh pada tanggal 21 Februari, SMA Sint Carolus Bengkulu menggelar kegiatan bersih-bersih sekolah sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
Kegiatan ini melibatkan seluruh peserta didik yang secara aktif berpartisipasi dalam aksi memungut sampah dan membersihkan berbagai area di lingkungan sekolah.
Sejak pagi para siswa sudah berkumpul di halaman sekolah untuk mendapatkan pengarahan dari Deko Satrio selaku guru SMA Sint Carolus mengenai teknis pelaksanaan kegiatan.
BACA JUGA:
- Napak Tilas Jubile 95 Tahun Kedatangan Suster-Suster Cinta Kasih Santo Carolus Borromeus di Bengkulu
- Pemberdayaan Masyarakat oleh Tarakanita Bengkulu, Membuat Eco Enzyme untuk Lingkungan Lebih Baik
- Miris! Gubernur Bengkulu Sunat Gaji Guru Honorer 1 Juta Per Orang untuk Keperluan Dirinya Maju Pilkada
Selain teknis pelaksanaan, siswa juga diberikan pemahaman mengenai makna kegiatan ini, mereka diingatkan kembali tentang nilai-nilai KPKC yang erat hubunganya dengan kegiatan HPSN.
Setelah itu, mereka dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk membersihkan area yang telah ditentukan sebelumnya. Area yang menjadi fokus pembersihan antara lain halaman depan kelas, halaman depan ruang Lab. Komputer, area parkir kendaraan, lapangan olahraga, lapangan upacara, serta area dalam dan luar gerbang sekolah.
Setiap kelompok bekerja sama dengan penuh semangat, mengumpulkan sampah-sampah yang berserakan di area masing-masing. Berbekal sarung tangan dan kantong sampah, mereka memungut berbagai jenis sampah seperti plastik, kertas, daun kering, dan sampah lainnya yang mengotori lingkungan sekolah.
Tak hanya itu, peserta didik juga turut serta dalam menyiangi rumput-rumput liar yang tumbuh di dalam pot bunga yang tersebar di sekitar sekolah. Kegiatan ini sangat bermanfaat karena tidak hanya membuat lingkungan sekolah menjadi lebih bersih, tetapi juga mengajarkan tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kepedulian terhadap lingkungan.
Para guru dan staf sekolah tidak hanya memantau jalannya kegiatan serta memberikan bimbingan kepada siswa agar kegiatan berjalan dengan lancar, tetapi semua ikut terlibat aktif dalam kebersihan ini.
Mereka berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya menjaga kebersihan serta membangun kebiasaan hidup bersih dan sehat.
Hari Peduli Sampah Nasional menjadi momentum yang tepat bagi kita semua untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Aksi bersih-bersih ini tidak hanya berhenti di sini, tetapi dapat menjadi kebiasaan baik yang terus diterapkan di kehidupan sehari-hari.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para siswa semakin sadar akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Kegiatan serupa pun direncanakan akan menjadi agenda tahunan sekolah sebagai wujud komitmen SMA Sint Carolus Bengkulu dalam menciptakan lingkungan yang bersih, nyaman, dan asri bagi seluruh warga sekolah.
Kegiatan SMP Sint Carolus Bengkulu
Sementara itu, pada peringatan yang sama SMP Sint Carolus Bengkulu menggelar serangkaian kegiatan bertema kebersihan dan kepedulian lingkungan.
Kegiatan yang melibatkan seluruh peserta didik ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta mengelola sampah dengan baik dan benar.
Kegiatan ini diawali dengan edukasi mengenai pemilahan sampah plastik. Para peserta didik diberikan pemahaman tentang pentingnya memilah sampah sejak dini agar dapat mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.
Dalam sesi edukasi ini, guru pembimbing menjelaskan jenis-jenis sampah yang harus dipisahkan, seperti sampah organik, anorganik, dan B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun). Dengan pemahaman ini, diharapkan siswa dapat menerapkan kebiasaan memilah sampah tidak hanya di sekolah, tetapi juga di rumah dan lingkungan sekitar.
Setelah sesi edukasi, peserta didik langsung mempraktikkan pemilahan sampah di lingkungan sekolah. Mereka mengumpulkan sampah yang ditemukan di area sekitar sekolah, kemudian memilahnya sesuai dengan kategori yang telah dipelajari sebelumnya. Sampah plastik, kertas, dan sampah organik dipisahkan ke dalam tempat yang telah disediakan untuk didaur ulang atau dibuang dengan cara yang tepat.
Tidak hanya itu, kegiatan dilanjutkan dengan aksi pungut sampah di berbagai titik sekitar sekolah. Para siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok dengan lokasi yang telah ditentukan sebelumnya, yakni halaman depan kelas, lapangan olahraga, serta area sepanjang jalan Belato, Kelurahan Sumur Meleleh, Kecamatan Teluk Segara.

Dengan penuh semangat, mereka membersihkan setiap sudut area yang telah ditugaskan, memastikan tidak ada sampah yang berserakan. Peserta didik begitu antusias dalam mengikuti kegiatan ini.
Peserta didik begitu bersemangat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Kegiatan ini tidak hanya sekadar memperingati HPSN, tetapi juga sebagai pembelajaran nyata bagi mereka tentang pentingnya kebiasaan memilah dan membuang sampah pada tempatnya.
Kegiatan peringatan HPSN ini mendapatkan respon positif dari para siswa. Kegiatan ini memberikan pengalaman baru yang bermanfaat. Peserta didik menjadi lebih paham bagaimana cara memilah sampah dengan benar dan betapa pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kesadaran peserta didik terhadap lingkungan semakin meningkat. SMP Sint Carolus Bengkulu berkomitmen untuk terus mengadakan kegiatan edukatif serupa guna menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat bagi seluruh warganya.
Peringatan HPSN 2025 ini menjadi momentum penting bagi sekolah dalam menanamkan nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan kepada generasi muda. (Penulis: Petrus Mundana)
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply