Heboh Duel Pelajar Ala Gladiator di Cianjur, Motifnya Ikut-ikutan Tren

Duel Pelajar Ala Gladiator di Cianjur Viral, Polisi Sebut Pelaku Ikut Tren
Sharing for Empowerment

Video duel pelajar ala gladiator di Cianjur viral di media sosial. Polisi mengamankan enam pelaku yang mengaku hanya mengikuti tren.

CIANJUR, KalderaNews.com– Aksi kekerasan antarpelajar kembali menjadi sorotan publik setelah video duel satu lawan satu ala “gladiator” yang melibatkan sejumlah pelajar SMK di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, viral di media sosial.

Rekaman tersebut memicu keprihatinan masyarakat sekaligus mendorong aparat kepolisian melakukan penyelidikan hingga akhirnya mengamankan para pelaku.

Video itu pertama kali diunggah melalui akun Instagram @Alfsth037allbase. Sedikitnya terdapat tiga video yang memperlihatkan para remaja berseragam sekolah melakukan duel secara bergantian, sementara sejumlah pelajar lainnya menyaksikan aksi tersebut.

Unggahan itu dengan cepat menyebar luas dan telah ditonton lebih dari 100 ribu kali serta menuai ratusan komentar dari warganet.

BACA JUGA:

Polsek lakukan penyelidikan dan amankan pelaku

Menindaklanjuti video yang beredar, jajaran Polsek Cibeber langsung melakukan penyelidikan. Hasil penelusuran awal menunjukkan para pelaku berasal dari dua sekolah berbeda, yakni SMK di Kecamatan Cibeber dan SMK di Kecamatan Campaka.

Kapolsek Cibeber Kompol Tio mengatakan pihaknya telah mengidentifikasi sekolah maupun para siswa yang diduga terlibat dalam aksi tersebut.

“Identitas sekolah dan siswanya sudah kami kantongi. Segera akan kami panggil pihak sekolah dan amankan seluruh yang terlibat duel pelajar tersebut,” ungkap Tio.

Selain mengidentifikasi pelaku, polisi juga berhasil mengetahui lokasi terjadinya duel tersebut. Berdasarkan hasil penyelidikan, aksi dilakukan di kawasan Pasirpogor, Desa Sukamanah, Kecamatan Cibeber, yang merupakan area hutan dan cukup jauh dari permukiman warga.

“Lokasinya di Cibeber. Memang tempatnya masih hutan dan sepi,” kata dia.

Enam pelajar dan seorang alumni

Setelah proses penyelidikan berlanjut, Polres Cianjur akhirnya mengamankan tujuh orang yang diduga terlibat dalam video duel tersebut.

Mereka terdiri atas enam pelajar yang masih aktif bersekolah dan seorang remaja yang telah lulus atau berstatus alumni.

Kapolres Cianjur AKBP A Alexander Yurikho Hadi mengatakan para pelaku diamankan setelah polisi memanggil pihak sekolah beserta orang tua masing-masing.

“Setelah identitasnya didapat, kami langsung memanggil pihak sekolah dan orang tua. Akhirnya tadi siang kami berhasil mengamankan siswa yang terlibat dalam aksi duel tersebut,” kata Yurikho.

Ia menjelaskan bahwa video yang beredar di media sosial ternyata merupakan gabungan rekaman lama dan rekaman baru.

“Jadi di akun media sosial itu, ada video lama dan video baru. Yang masih berstatus pelajar ada enam orang. Satu lagi alumni, sudah lulus kami juga turut amankan karena ada dalam video tersebut,” kata dia.

Mengaku mengikuti tren

Dalam pemeriksaan awal, para pelaku mengaku melakukan duel karena mengikuti tren yang sedang berkembang di kalangan pelajar.

“Pengakuannya ikuti tren. Tapi tren apa yang membuat mereka mengikuti aksi kekerasan itu masih kami dalami,” kata dia.

Meski demikian, polisi tetap akan memproses kasus tersebut sesuai ketentuan yang berlaku, khususnya karena para pelaku masih berstatus anak.

“Kami akan proses, apalagi jika ada unsur pidananya. Tapi fokusnya selain itu juga akan kami utamakan pembinaan,” kata dia.

Kapolres juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari pihak sekolah, orang tua hingga tokoh masyarakat, untuk bersama-sama melakukan pembinaan terhadap para remaja agar tidak mudah terpengaruh tren negatif maupun ajakan melakukan kekerasan.

“Bukan hanya sekolah, orang tua dan tokoh masyarakat juga harus berperan dalam membina anak. Supaya dapat mewujudkan generasi emas, tidak terjebak dalam tren atau ajakan yang negatif,” tuturnya.

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmuTertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*